3/19/17

Contoh ; Komunikasi Antar Manusia


Komunikasi Antar Manusia

Komunikasi antar manusia adalah subyek yang luas dan salah satu hal yang mungkin baru bagi Anda. Dalam bab ini membahas banyak manfaat terhadap studi bentuk komunikasi manusia, unsur-unsur yang terlibat dalam proses komunikasi, beberapa prinsip-prinsip yang mengatur cara komunikasi beroperasi, dan sifat efektif komunikator yang kompeten.
1.      Bentuk, Manfaat, dan Mitos Komunikasi Antar Manusia

1.1  Bentuk Komunikasi Antar Manusia
a.       Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang Anda miliki dengan diri sendiri. Anda dapat mempelajari, membujuk, membuat sebuah keputusan bahkan menilai diri sendiri.
b.      Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang.
c.       Wawancara
Melalui wawancara Anda belajar tentang orang lain dan apa yang mereka ketahui; serta belajar memberi atau mendapat nasihat dari orang lain.
d.      Komunikasi Grup Kecil
Komunikasi kelompok kecil adalah komunikasi di antara anggota kelompok berjumlah sekitar 5-10 orang. Melalui komunikasi kelompok kecil Anda dapat berinteraksi dengan orang lain, memecahkan masalah, mengembangkan ide-ide baru, dan berbagi pengetahuan dan pengalaman.
e.       Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi di antara anggota organisasi. Contohnya konferensi, bekerja dalam tim, berbicara dengan supervisor, atau memberikan arahan kepada karyawan.
f.       Berbicara di depan Umum
Berbicara di depan umum adalah komunikasi antara pembicara dan penonton. Anda juga dapat menginformasikan dan membujuk orang lain-untuk bertindak, untuk membeli, atau berpikir dengan cara tertentu, begitupun sebaliknya.
g.      Komunikasi Perantaraan Komputer
Mencakup semua bentuk komunikasi antara terjadi melalui komputer, elektronik, atau koneksi Internet, misalnya, e-mail, SMS, blogging, instant messaging, tweeting, atau chatting.
h.      Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah komunikasi dari satu sumber ke banyak penerima, yang berlangsung melalui surat kabar, majalah, televisi, radio, film dan video.

1.2  Manfaat Komunikasi Antar Manusia
a.       Keterampilan untuk Berpikir Kritis dan Kreatif
Meningkatkan kemampuan Anda untuk membedakan antara suara dan argumen yang valid dan yang berisi kesalahan.
b.      Keterampilan dalam Berinteraksi
Meningkatkan komunikasi Anda dalam berbagai bentuk, dari yang tampaknya sederhana seperti bicara kecil sampai wawancara kerja untuk pekerjaan seumur hidup.
c.       Keterampilan Hubungan
Memungkinkan Anda untuk membangun persahabatan, terlibat hubungan cinta, bekerja dengan kolega, dan berinteraksi dengan anggota keluarga. Ini adalah keterampilan interpersonal untuk memulai, mempertahankan, dan memperbaiki hubungan.
d.      Keterampilan Kepemimpinan
Memungkinkan Anda untuk mengkomunikasikan informasi secara efektif dan kemampuan Anda untuk mempengaruhi orang lain dalam beberapa situasi.
e.       Keterampilan Presentasi
Kemampuan untuk menyajikan diri Anda dalam aura yang positif, melalui pesan verbal dan nonverbal Anda.
f.       Keterampilan Literasi Media
Keterampilan ini membantu Anda memahami bagaimana media beroperasi, bagaimana Anda bisa berinteraksi secara lebih efektif dengan media, dan dapat menjadi pencipta media yang lebih efektif.

1.3  Mitos Komunikasi Antar Manusia
Keyakinan tentang komunikasi mempengaruhi cara Anda berkomunikasi.

2.      Elemen Komunikasi Antar Manusia
2.1 Komunikasi Konteks
a.       Konteks Fisik
Konteks ini menggunakan beberapa pengaruh pada apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya.
b.      Konteks Sosial Psikologis
Meliputi status hubungan, peran yang orang lakukan dan aturan budaya masyarakat dimana orang berkomunikasi. Termasuk sifat ramah dan tidak ramah, formal dan tidak formal, serta situasi serius dan bercanda.
c.       Konteks Temporal
Meliputi waktu hari (misalnya, untuk beberapa pagi hari bukanlah waktu untuk komunikasi; untuk yang lain, itu ideal), waktu dalam sejarah di mana komunikasi terjadi (misalnya, pesan pada sikap rasis, seksual, atau agama tidak bisa sepenuhnya dipahami di luar waktu mereka dalam sejarah), dan bagaimana pesan masuk kedalam urutan aktivitas komunikasi.
d.      Konteks Budaya
Keyakinan, nilai-nilai, dan cara berperilaku yang dibagi oleh sekelompok orang dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Faktor budaya mempengaruhi setiap interaksi dan pengaruh apa yang Anda katakan, bagaimana mengatakannya, dan bagaimana Anda menanggapi apa yang orang lain katakan.

            2.2 Sumber—Penerima
Setiap orang yang terlibat dalam komunikasi berperan sebagai sumber (atau pembicara) dan penerima (atau pendengar).       

            2.3 Pesan
a)      Meta-pesan
Pesan yang mengacu kepada pesan yang lain.
b)      Pesan Umpan Balik
Pendengar memberikan umpan balik kepada pembicara, begitupun sebaliknya.
c)      Pesan Feed-forward
Feedforward adalah informasi yang Anda berikan sebelum mengirimkan pesan utama yang mengungkapkan sesuatu tentang pesan yang akan datang.

            2.4 Saluran
            Saluran komunikasi yang berfungsi sebagai medium untuk pesan lewat.

            2.5 Gangguan
                  a) Gangguan Fisik
            Gangguan yang berasal dari luar. Misalnya suara mobil lewat yang melengking.
                  b) Gangguan Fisiologis
Hambatan dalam pengirim atau penerima. Misalnya gangguan pendengaran.
                  c) Gangguan Psikologis
Gangguan mental dalam pembicara atau pendengar seperti pikiran tertutup atau emosionalisme yang ekstrim.
d)     Gangguan Semantik
Pembicara dan pendengar memiliki memiliki sistem makna berbeda. Seperti menggunakan istilah rumit dan ambigu yang dapat disalahartikan.

            2.6 Dampak
                  a) Kognitif (efek perubahan dalam pemikiran Anda)      
                  b) Afektif (perubahan dalam sikap, nilai-nilai, keyakinan, dan emosi Anda)
                  c) Psikomotor (perubahan perilaku)               

3.      Prinsip Komunikasi Antar Manusia
Berkomunikasi untuk suatu tujuan. Komunikasi adalah proses yang tidak bisa dihindari dan tidak dapat diulangi. Komunikasi juga transaksional, yang berarti bahwa unsur-unsur dalam komunikasi selalu berubah, saling mempengaruhi yang lain, makna dan dampak tergantung tiap individu, dan setiap orang dalam komunikasi bertindak sebagai pembicara dan pendengar. Perilaku komunikasi juga melibatkan pesan lisan, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Terkadang, komunikasi itu ambigu. Ini terjadi karena kita menggunakan kata-kata yang dapat diartikan berbeda oleh orang lain.

4.      Komunikator yang Kompeten
Salah satu ciri komunikator yang kompeten adalah dapat membuat pilihan yang beralasan dengan berpikir secara kritis dan penuh kesadaran. Karena setiap situasi komunikasi berbeda dari setiap komunikasi lainnya, maka komunikator ini bisa secara efektif mengevaluasi pilihan yang tersedia berdasarkan pada pengetahuan tentang penelitian dan teori dalam komunikasi manusia dan dapat membuat yang prediksi untuk pilihan apa yang akan bekerja dan pilihan apa yang tidak. Seorang komunikator yang kompeten juga sensitif terhadap budaya, karena prinsip komunikasi bervariasi dari satu budaya ke budaya yang lain. Komunikasi antar manusia juga melibatkan etika, studi tentang baik dan buruk, benar dan salah, moral dan tidak bermoral. Ia juga harus mempunyai keterampilan untuk berurusan dengan media, baik media massa maupun media sosial. Hal ini dapat membantu Anda menggunakan media yang lebih cerdas untuk memahami, menganalisis dan mengevaluasi pesan media secara lebih efektif.

No comments:

Post a Comment

3/19/17

Contoh ; Komunikasi Antar Manusia


Komunikasi Antar Manusia

Komunikasi antar manusia adalah subyek yang luas dan salah satu hal yang mungkin baru bagi Anda. Dalam bab ini membahas banyak manfaat terhadap studi bentuk komunikasi manusia, unsur-unsur yang terlibat dalam proses komunikasi, beberapa prinsip-prinsip yang mengatur cara komunikasi beroperasi, dan sifat efektif komunikator yang kompeten.
1.      Bentuk, Manfaat, dan Mitos Komunikasi Antar Manusia

1.1  Bentuk Komunikasi Antar Manusia
a.       Komunikasi Intrapersonal
Komunikasi intrapersonal adalah komunikasi yang Anda miliki dengan diri sendiri. Anda dapat mempelajari, membujuk, membuat sebuah keputusan bahkan menilai diri sendiri.
b.      Komunikasi Interpersonal
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi antara dua orang atau diantara sekelompok kecil orang.
c.       Wawancara
Melalui wawancara Anda belajar tentang orang lain dan apa yang mereka ketahui; serta belajar memberi atau mendapat nasihat dari orang lain.
d.      Komunikasi Grup Kecil
Komunikasi kelompok kecil adalah komunikasi di antara anggota kelompok berjumlah sekitar 5-10 orang. Melalui komunikasi kelompok kecil Anda dapat berinteraksi dengan orang lain, memecahkan masalah, mengembangkan ide-ide baru, dan berbagi pengetahuan dan pengalaman.
e.       Komunikasi Organisasi
Komunikasi organisasi adalah komunikasi yang terjadi dalam suatu organisasi di antara anggota organisasi. Contohnya konferensi, bekerja dalam tim, berbicara dengan supervisor, atau memberikan arahan kepada karyawan.
f.       Berbicara di depan Umum
Berbicara di depan umum adalah komunikasi antara pembicara dan penonton. Anda juga dapat menginformasikan dan membujuk orang lain-untuk bertindak, untuk membeli, atau berpikir dengan cara tertentu, begitupun sebaliknya.
g.      Komunikasi Perantaraan Komputer
Mencakup semua bentuk komunikasi antara terjadi melalui komputer, elektronik, atau koneksi Internet, misalnya, e-mail, SMS, blogging, instant messaging, tweeting, atau chatting.
h.      Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah komunikasi dari satu sumber ke banyak penerima, yang berlangsung melalui surat kabar, majalah, televisi, radio, film dan video.

1.2  Manfaat Komunikasi Antar Manusia
a.       Keterampilan untuk Berpikir Kritis dan Kreatif
Meningkatkan kemampuan Anda untuk membedakan antara suara dan argumen yang valid dan yang berisi kesalahan.
b.      Keterampilan dalam Berinteraksi
Meningkatkan komunikasi Anda dalam berbagai bentuk, dari yang tampaknya sederhana seperti bicara kecil sampai wawancara kerja untuk pekerjaan seumur hidup.
c.       Keterampilan Hubungan
Memungkinkan Anda untuk membangun persahabatan, terlibat hubungan cinta, bekerja dengan kolega, dan berinteraksi dengan anggota keluarga. Ini adalah keterampilan interpersonal untuk memulai, mempertahankan, dan memperbaiki hubungan.
d.      Keterampilan Kepemimpinan
Memungkinkan Anda untuk mengkomunikasikan informasi secara efektif dan kemampuan Anda untuk mempengaruhi orang lain dalam beberapa situasi.
e.       Keterampilan Presentasi
Kemampuan untuk menyajikan diri Anda dalam aura yang positif, melalui pesan verbal dan nonverbal Anda.
f.       Keterampilan Literasi Media
Keterampilan ini membantu Anda memahami bagaimana media beroperasi, bagaimana Anda bisa berinteraksi secara lebih efektif dengan media, dan dapat menjadi pencipta media yang lebih efektif.

1.3  Mitos Komunikasi Antar Manusia
Keyakinan tentang komunikasi mempengaruhi cara Anda berkomunikasi.

2.      Elemen Komunikasi Antar Manusia
2.1 Komunikasi Konteks
a.       Konteks Fisik
Konteks ini menggunakan beberapa pengaruh pada apa yang Anda katakan dan bagaimana Anda mengatakannya.
b.      Konteks Sosial Psikologis
Meliputi status hubungan, peran yang orang lakukan dan aturan budaya masyarakat dimana orang berkomunikasi. Termasuk sifat ramah dan tidak ramah, formal dan tidak formal, serta situasi serius dan bercanda.
c.       Konteks Temporal
Meliputi waktu hari (misalnya, untuk beberapa pagi hari bukanlah waktu untuk komunikasi; untuk yang lain, itu ideal), waktu dalam sejarah di mana komunikasi terjadi (misalnya, pesan pada sikap rasis, seksual, atau agama tidak bisa sepenuhnya dipahami di luar waktu mereka dalam sejarah), dan bagaimana pesan masuk kedalam urutan aktivitas komunikasi.
d.      Konteks Budaya
Keyakinan, nilai-nilai, dan cara berperilaku yang dibagi oleh sekelompok orang dan diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Faktor budaya mempengaruhi setiap interaksi dan pengaruh apa yang Anda katakan, bagaimana mengatakannya, dan bagaimana Anda menanggapi apa yang orang lain katakan.

            2.2 Sumber—Penerima
Setiap orang yang terlibat dalam komunikasi berperan sebagai sumber (atau pembicara) dan penerima (atau pendengar).       

            2.3 Pesan
a)      Meta-pesan
Pesan yang mengacu kepada pesan yang lain.
b)      Pesan Umpan Balik
Pendengar memberikan umpan balik kepada pembicara, begitupun sebaliknya.
c)      Pesan Feed-forward
Feedforward adalah informasi yang Anda berikan sebelum mengirimkan pesan utama yang mengungkapkan sesuatu tentang pesan yang akan datang.

            2.4 Saluran
            Saluran komunikasi yang berfungsi sebagai medium untuk pesan lewat.

            2.5 Gangguan
                  a) Gangguan Fisik
            Gangguan yang berasal dari luar. Misalnya suara mobil lewat yang melengking.
                  b) Gangguan Fisiologis
Hambatan dalam pengirim atau penerima. Misalnya gangguan pendengaran.
                  c) Gangguan Psikologis
Gangguan mental dalam pembicara atau pendengar seperti pikiran tertutup atau emosionalisme yang ekstrim.
d)     Gangguan Semantik
Pembicara dan pendengar memiliki memiliki sistem makna berbeda. Seperti menggunakan istilah rumit dan ambigu yang dapat disalahartikan.

            2.6 Dampak
                  a) Kognitif (efek perubahan dalam pemikiran Anda)      
                  b) Afektif (perubahan dalam sikap, nilai-nilai, keyakinan, dan emosi Anda)
                  c) Psikomotor (perubahan perilaku)               

3.      Prinsip Komunikasi Antar Manusia
Berkomunikasi untuk suatu tujuan. Komunikasi adalah proses yang tidak bisa dihindari dan tidak dapat diulangi. Komunikasi juga transaksional, yang berarti bahwa unsur-unsur dalam komunikasi selalu berubah, saling mempengaruhi yang lain, makna dan dampak tergantung tiap individu, dan setiap orang dalam komunikasi bertindak sebagai pembicara dan pendengar. Perilaku komunikasi juga melibatkan pesan lisan, gerak tubuh atau kombinasi keduanya. Terkadang, komunikasi itu ambigu. Ini terjadi karena kita menggunakan kata-kata yang dapat diartikan berbeda oleh orang lain.

4.      Komunikator yang Kompeten
Salah satu ciri komunikator yang kompeten adalah dapat membuat pilihan yang beralasan dengan berpikir secara kritis dan penuh kesadaran. Karena setiap situasi komunikasi berbeda dari setiap komunikasi lainnya, maka komunikator ini bisa secara efektif mengevaluasi pilihan yang tersedia berdasarkan pada pengetahuan tentang penelitian dan teori dalam komunikasi manusia dan dapat membuat yang prediksi untuk pilihan apa yang akan bekerja dan pilihan apa yang tidak. Seorang komunikator yang kompeten juga sensitif terhadap budaya, karena prinsip komunikasi bervariasi dari satu budaya ke budaya yang lain. Komunikasi antar manusia juga melibatkan etika, studi tentang baik dan buruk, benar dan salah, moral dan tidak bermoral. Ia juga harus mempunyai keterampilan untuk berurusan dengan media, baik media massa maupun media sosial. Hal ini dapat membantu Anda menggunakan media yang lebih cerdas untuk memahami, menganalisis dan mengevaluasi pesan media secara lebih efektif.

No comments:

Post a Comment